Zakat, Infaq & Sedekah

Zakat adalah satu dari lima rukun Islam, yang artinya menunaikannya menjadi kewajiban bagi setiap muslim sementara meninggalkannya adalah sebuah pengingkaran terhadap Islam. Maka dari itu, tiap-tiap muslim harus memahami kewajiban berzakat ini agar mampu mentarbiyah diri dan mengingatkan diri untuk menunaikan zakat, sebagai bukti ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Zakat secara bahasa berarti tumbuh, bersih, suci, berkembang dan berkah. Dari sisi bahasa bisa kita simpulkan bahwa apabila seorang muslim yang telah mengeluarkan zakat dari sebagian hartanya akan mendapatkan banyak kebaikan dan keberkahan, hartanya tidak akan berkurang sedikitpun di sisi Allah SWT bahkan semakin bertambah dan berkembang dari hari ke hari. Di sisi lain, ia telah bebas dari sifat keserakahan, bakhil dan kikir.

Sedangkan dalam terminologi syari’ah, para Ulama fiqih berbeda pendapat dalam mendefinisikan zakat. As-Syafi’iah mendefinisikan zakat dengan “Kewajiban atas sejumlah harta tertentu, untuk kelompok tertentu dan dalam waktu tertentu.”

Hikmah Zakat

  • Memelihara harta dari tangan-tangan penjahat yang di antaranya dikarenakan terjadinya kesenjangan sosial
  • Membantu fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan, sehingga kecemburuan sosial bisa dihilangkan serta ketentraman dan kestabilan masyarakat dan negara terjamin.

  • Menumbuhkan ukhuwah islamiah dalam masyarakat
  • Membersihkan diri dari sifat tamak, rakus, bakhil dan kikir
  • Mensyukuri nikmat-nikmat yang telah diberikan kepada Allah SWT

Perbedaan Zakat, Infak, dan Sedekah

Zakat, infak dan sedekah merupakan tiga amal shalih yang hikmahnya sama-sama untuk membersihkan diri dari sifat tamak dan kikir serta menjadi solusi untuk meringankan kesulitan saudara sesame muslim. Dalam perspektif makna, ketiganya memiliki syarat, waktu dan alokasi masing-masing. Penjelasannya sebagai berikut:

  1. Zakat adalah kewajiban harta yang spesifik, memiliki syarat tertentu, alokasi tertentu dan waktu tertentu
  2. Infak ialah mengeluarkan harta yang  mencakup zakat dan non zakat, disamping ada yang wajib dan sunnah
  3. Sedekah memiliki makna yang lebih luas dapat berarti infak, zakat atau kebaikan non materi

Syarat Harta Wajib Zakat

1)      Berasal dari harta halal dan baik jenisnya

2)      Kepemilikan yang penuh dan berkuasa menggunakan harta tersebut

3)      Harta yang dizakati bersifat produktif secara konkrit

4)      Mencapai satu nishab (batas minimal zakat)

5)      Surplus dari kebutuhan primer dan terbebas dari hutang yang jatuh tempo

6)      Berlalu satu tahun

Ancaman Bagi Orang yang Enggan Berzakat

Zakat adalah kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim. Bagi mereka yang dengan sengaja enggan menunaikan zakat maka ada ancaman yang Allah siapkan. Allah subhanahu wata’ala berfirman: “Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menginfakkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Pada hari itu dipanaskan emas dan perak tersebut di neraka Jahannam, lalu disetrika dengannya dahi mereka, lambung dan ounggung mereka, (lalu dikatakan) kepada mereka: ‘inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) harta yang kamu simpan.” (QS. At-Taubah : 34-35) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Bila suatu kaum enggan mengeluarkan zakat, Allah akan menguji mereka dengan kekeringan dan kelaparan.” (hr. Thabrani)

 

Share

Facebook
Twitter
WhatsApp

Zakat Fitrah

Belanja Bersama Yatim

Zakat Maal

Kado Lebaran Untuk Dhuafa

Infaq/sadekah

Sebar Ta'jil Ramadhan

Share

Facebook
Twitter
WhatsApp
Shopping Basket